Adik Walikota Pematangsiantar Ardiansyah, Terancam 6 Tahun Penjara

Pembacaan tuntutan itu digelar di Pengadilan Negeri Simalungun, Adik dari Hefriansyah Wali Kota Pematangsiantar yakni Ardiansyah terancam enam tahun penjara.

Dalam amar tuntutannya, Christianto menjerat kedua terdakwa dengan Pasal 112 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika

Selain ancaman enam tahun penjara, kedua terdakwa yakni Ardiansyah dan Zulkifli juga diganjar pidana denda senilai Rp 800 juta. Apabila denda tidak dibayar, akan diganti dengan tambahan tiga bulan penjara.

Adriansyah dan Zulkifli dulunya merupakan PNS di Pemerintah Kota Pematangsiantar, dan ditangkap personel Polres Simalungun pada 16 Maret 2018 di kediaman Zulkifli Gang Impres, Jalan Blok II Sibatu-batu, Kel. Bah Sorma, Kec. Siantar Sitalasari.



Ditemukan sejumlah barang bukti saat penangkapannya, diantaranya 1 plastik klip transparan berisi sabu seberat 0,04 gram, 1 toples plastik berisi mancis kosong, 10 plastik klip transparan kosong bekas sabu, 1 bong yang di dalamnya terdapat pipet plastik,  dan 2 sendok terbuat dari pipet.



Ancaman tersebut di bacakan Christianto JPU (Jaksa Penuntun Hukum) dari Kejari Simalungun, Lisfer Berutu bertindak sebagai hakim ketua didampingi Mince Ginting dan Novarina Manurung sebagai hakim anggota. Zulkifli Hutagalung selaku rekannya, mendapat hukuman yang sama. Selasa (3/7/2018)

 

Sumber : Tribun Medan

.

 

.

 

Atas tuntutan tersebut, kedua terdakwa mengajukan pembelaan atau pledoi. Sidang pledoi pun akan digelar pekan depan, Selasa (10/7/2018).

Sebelumnya, .

Dalam penangkapan itu, .

Adriansyah dan Zulkifli mengaku bahwa sabu tersebut diperoleh dari Muhajir (DPO). (tmy/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Ardiansyah, Adik Wali Kota Siantar Terancam Penjara Enam Tahun, http://medan.tribunnews.com/2018/07/03/ardiansyah-adik-walikota-siantar-terancam-penjara-enam-tahun.
Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Feriansyah Nasution



Related posts

Leave a Comment